Spirit Dan Motivasi Dibalik Outbond

1 (1)(6)

Kediri. 86 siswa siswi MTsN 3 Nganjuk, hari ini menjalani kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa), dan LDKS ini diadakan di lapangan Makodim Kediri. Dari 86 siswa siswi MTsN 3 Nganjuk, tercatat 52 perempuan dan 34 laki-laki. sabtu (9/2/2019)

Kepala Sekolah MTsN 3 Nganjuk, Atin Soleha mengomentari kegiatan tersebut sebagai upaya untuk melatih kedisplinan dan kepemimpinan. Terkait kegiatan yang diadakan di Kodim Kediri, ia percaya anak didiknya akan memiliki bekal dasar kepemimpinan, sebagai dasar menjadi siswa yang baik.

“Dihari ini, kami berencana dan menggagas anak-anak sebagian dari siswa kami, yaitu pengurus OSIS, untuk melatih kedisplinan, melatih kepemimpinan di Kodim. Saya percaya, harapannya anak-anak memiliki bekal dasar kepemimpinannya, dasar menjadi siswa yang baik,” kata Atin Soleha.

Ia menambahkan, ketika anak menjadi siswa yang baik, akan membawa teman-temannya, karena yang dibawa ini hanya sebagian.

Secara keseluruhan, dikatakan Atin, MTsN 3 Nganjuk memiliki siswa sebanyak 1.017 siswa, ini sebagian kecil, hanya pengurus OSIS saja. Ia menjelaskan, bahwasannya, ini termasuk pilihan, karena OSIS terpilih melalui proses dan tahap demi tahap.

“Ini bagian program kerja kami adalah latihan dasar kepemimpinan. Untuk itu, kami memilih di Kodim ini, berharap disini anak-anak mendapat ilmu yang bermanfaat, ilmu terkait kepemimpinan, ilmu terkait kedisiplinan. Untuk masa-masa sekarang, anak tanpa bekal kepemimpinan, mungkin kedepan tidak akan menjadi harapan bangsa,” sambung Atin.

Menurutnya, Bapak Ibu Guru di sekolah juga menerapkan kedisiplinan itu, bahkan didikannya mulai dari pendidikannya pembina-pembina, ada pembina extra, ada pembina OSIS, itu juga mendidik. Bahkan disana, pendidikannya mulai extra Pramukanya juga sudah dilatih kedisiplinan, lebih-lebih di bidang OSIS ini.

“Harapannya, kedisiplinan akan diterapkan setiap harinya di lingkungan sekolah atau di rumah atau di masyarakat,” pungkas Atin.

Sementara itu, salah satu siswa, Fatahilah Rafi Abana, kelas 8 MTsN 3 Nganjuk, menjelaskan kedatangannya bersama teman-temannya di Kodim Kediri untuk menjalankan LDKS. Tujuan, dikatakan Rafi, membuat dirinya beserta teman-temanya mendapat bekal dari sini, untuk menjadi pemimpin yang lebih baik.

“Saya dan teman-teman saya, kemari, untuk menjalankan latihan dasar kepemimpinan siswa. Tujuannya disini, untuk membuat diri kita kelak bisa mendapat bekal dari sini, untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dari hari ini,” ujar Rafi.

Masih ditempat yang sama, sebagai Pembina outbond, Serma Suroyo menjelaskan, bahwa kegiatan ini dibagi dalam 2 session, yaitu tanpa alat dan menggunakan alat.

“Kita melaksanakan kegiatan pendampingan dalam rangka LDKS dari MtsN 3 Nganjuk. Kegiatan outbond terbagi dalam 2 session, yang pertama tanpa alat dan yang kedua pakai alat. Gunanya atau dasarnya untuk mempersatukan jiwa dan kekompakan siswa,” ungkap Serma Suroyo.

Ada 7 games outbond yang harus dijalani siswa siswi MTsN 3 Nganjuk, 2 games berbasis tanpa alat dan 5 games berbasis menggunakan alat. Sedangkan sebelumnya, siswa-siswi menjalani latihan baris berbaris berdurasi 30 menit dan wawasan kebangsaan yang berdurasi 30 menit.  (Penrem 082/CPYJ).

 

Related For Spirit Dan Motivasi Dibalik Outbond