Puncak Hari Raya Unduh-Unduh Di Bumi Kediri

1526868537819_1 (3)

KEDIRI.    Hari raya yang bersifat internal dan hanya diperkenalkan di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), hari minggu ini memasuki puncak acara. Hari raya unduh-unduh yang identik dengan pawai hasil bumi pertanian dan peternakan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan atas berkah dan karunianya kepada umatNya, diselenggarakan GKJW Kunjang Kecamatan Ngancar dan Koramil 20/Ngancar bersama Polsek Ngancar turut berpatisipasi dalam pengamanan di setiap rute yang dilewati pawai tersebut, minggu (20/05/2018)

Sebagaimana dijelaskan Pdt.Ida Bagus Rexriant, hari raya unduh-unduh tidak dikenal di gereja lain dan hanya ada di GKJW. Hari raya ini tidak masuk kategori keagamaan dalam konteks yang resmi diberlakukan gereja-gereja se-dunia, melainkan tradisi atau budaya turun temurun ,dan secara kebetulan ,GKJW melaksanakan tradisi atau bdaya tersebut hingga saat ini.

“Hari raya unduh-unduh sendiri merupakan ucapan syukur kepada Tuhan atas apa saja yang telah diberikan kepada manusia, khususnya hasil bumi, baik itu pertanian maupun peternakan. Ucapan syukur ini ditunjukkan para jemaat yang sehari-hari berorofesi sebagai petani atau peternak, melalui pawai hasil bumi,” ungkapnya.

Dari sisi tradisi gereja, baginya hari raya unduh-unduh sama sekali tidak bertentangan dengan konteks ajaran Kristen, karena hari raya ini lahir berdasarkan budaya di masa lampau dan bukan atas ide atau inisiatif berdasarkan konsep ajaran yang menyimpang. Dalam ajaran Kristen sendiri, tradisi atau budaya juga sangat dihormati dan dihargai, bahkan harus dilestarikan, karena hal tersebut merupakan bagian riwayat perjalanan sejarah manusia.

“Dengan budaya kita bisa merasakan apa yang pernah dilakukan manusia dimasa lampau dan maksud mengapa mereka melakukan hal itu. Maksud budaya ini sudah sangat jelas, adanya konteks hubungan manusia dengan Tuhannya, yaitu berupa ucapan syukur,” pungkasnya.

Selain pawai, Koramil dan Polsek Ngancar melakukan pengamanan super ketat saat berlangsungnya pawai tersebut. Sebagaimana dikatakan Danramil Ngancar Kapten Czi Martono, pengamanan dilakukan bekerjasama dengan Polsek Ngancar, Pecalang Kecamatan Ngancar dan Banser Kecamatan Ngancar.

“Kita melakukan pengamanan dengan berbagai titik, dari titik start dan finish, pengamanan berdampingan dengan pawai, pengamanan di pertigaan dan perempatan, serta pengamanan para penonton yang berada disepanjang jalan. Kita juga bekerjasama dengan semua pihak, baik dari Polsek, Pecalang maupun Banser,” ujarnya.(Penrem 082/CPYJ).

Related For Puncak Hari Raya Unduh-Unduh Di Bumi Kediri