Pentas Seni Pencak Dor Di Puncak Hari Jadi Kota Kediri

1 (4)KEDIRI. Gelaran puncak Hari Jadi Kota Kediri ke-1139 diakhiri dengan pentas seni pencak dor yang diadakan di lapangan Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, minggu (9/9/2018)

Acara ini dihadiri Walikota Kediri Abdullah Abubakar, Danbrigif 16/WY Kolonel Inf Slamet Riyadi, Kapolresta Kediri AKBP Anton Haryadi, Danramil Mojoroto Kapten Czi Muklasin, Kapolsek Mojoroto AKP Sartana, Kadisbupar Nurmuhyar, kepala Satpol PP Kota Kediri Ali Mukhlis dan Ketua Gasmi Kediri H.Zaenal Abidin.

Selain itu, pentas seni pencak dor ini diikuti para pendekar dari Kediri, Blitar, Malang, Batu, Jombang, Nganjuk, Tenggalek, Tulungagung, Ponorogo dan Madiun. Penonton yang menyaksikan pentas seni pencak dor ini diperkirakan mencapai 10.000 orang dari berbagai daerah.

Pentas seni pencak dor ini, Koramil 03/Mojoroto ikut mengamankan jalannya pertandingan yang berlangsung malam hari, disamping ada Polsek Mojoroto dan Satpol PP Kota Kediri yang juga mengamankan jalannya olahraga tradisional ini.

“Selamat datang kepada seluruh pendekar-pendekar pencak dor dari Kediri, Blitar, Malang, Batu, Jombang, Nganjuk, Tenggalek, Tulungagung, Ponorogo dan Madiun. Terima kasih atas kedatangan ribuan penonton yang hadir ditempat ini,” kata Abdullah Abubakar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa acara pencak door ini merupakan rangkaian acara Hari jadi Kota Kediri, sekaligus nguri-nguri budaya jawa. Ia juga berpesan agar pencak dor ini memegang teguh prinsip atau motto di atas lawan dibawah kawan.

Dalam pentas seni pencak dor ini, secara special H,Zaenal Abidin menyerahkan cinderamata kepada Walikota Kediri. Pentas seni pencak dor ini dibuka secara resmi dengan diawali peragaan tarung bebas Walikota Kediri melawan Danbrigif 16/WY

“Lomba ini diyakini akan mampu menarik simpati pelajar, mahasiswa maupun warga Kediri pada umumnya, sekaligus bersama-sama menjauhi ataupun menyentuh barang haram sejenis napza. Saya berharap, Kediri akan bebas dari segala peredaran dan penggunaan napza,” sambungnya.

Terkait IPWL, ia menghimbau bagi masyarakat yang belum tahu, apabila mengetahui di sekitar ada pengguna, masih bisa diselamatkan. Ia juga menyarankan agar segera melapor ke IPWL supaya bisa diasasment.

“Khusus generasi muda. Jangan menyia-nyiakan masa muda kalian. Karena pemuda yang baik saja, belum tentu sukses, apalagi yang kena narkoba. Oleh sebab itu, jauhilah narkoba karena hanya merusak masa depan,” pungkasnya.

Hasil lomba yang diadakan IPWL Eklesia bersama Kodim 0809/Kediri ini, juara festival band diraih group band Hipnotis dari Magetan, juara dance competition diraih Mini Queen, juara batik catwalk diraih Desi Setyowati, sedangkan juara photograph contest diraih M.Lambang J.P dari Kediri. (Penrem 082/CPYJ).

 

Related For Pentas Seni Pencak Dor Di Puncak Hari Jadi Kota Kediri