MOJOKERTO. Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Kodim 0815 Mojokerto melalui Koramil jajaran melaksanakan karya bakti pembuatan jamban keluarga bagi keluarga kurang mampu. Pembuatan jamban keluarga ini dikemas dalam Program Karya Bakti TNI “Gema Sang Juara” Semester I TA. 2018. Salah satunya Koramil 0815/08 Dawarblandong yang melakukan karya bakti pembuatan 14 unit jamban bagi keluarga kurang mampu di wilayah binaan yang tersebar di empat desa, yakni Desa Bangeran 7 unit, Desa Temuireng 2 unit, Desa Banyulegi 3 unit dan Desa Pucuk 2 unit. Khusus di Desa Bangeran, dari 7 unit jamban tersebut, disebar di dua dusun, yakni Dusun Bangeran 2 unit dan Dusun Gempol 5 unit. Pemilihan sasaran ini disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang pelaksanannya dilakukan Unsur TNI dari Koramil Dawarblandong dibantu masyarakat setempat. Seperti di Dusun Gempol, sasaran pembuatan jamban keluarga sehat yaitu di rumah Ibu Ngatemi (55), yang pengerjaannya dilakukan Babinsa Bangeran Serda M. Sochip dan Bati Bakti TNI Koramil 08 Dawarblandong, Serma Muhammad Dawam bersama warga sekitar. Ngatemi, perempuan paruh baya yang kesehariannya bertani ini, mengungkapkan rasa syukurnya sekaligus ucapan terima kasih kepada anggota TNI dari Koramil Dawarblandong atas dibangunnya jamban keluarga di rumahnya. Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada perangkat desa dan warga sekitar yang telah membantu pengerjaan jamban di rumahnya. Danramil 0815/08 Dawarblandong Kapten Inf Khoiri, saat dikonfirmasi mengatakan, pembuatan jamban sehat yang diperuntukan bagi keluarga yang kurang beruntung merupakan Program Karya Bakti TNI Semester I TA. 2018 di wilayah Koramil 0815/08 Dawarblandong, yang pengerjaannya dimulai sejak akhir Maret 2018. Ini merupakan bentuk kepedulian TNI guna meringankan beban hidup masyarakat sekaligus membantu meningkatkan derajat kesehatan di lingkungan keluarganya sehingga terwujud lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman, terang Danramil saat ditemui di Makoramil Dawarblandong, Kamis (05/04/2018). Diharapkan dengan adanya dukungan jamban keluarga sehat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga penerima bantuan, pungkas Danramil. (Penrem 082/CPYJ ).

2

MOJOKERTO.    Memasuki masa tanam (MT) tahun 2018, para Babinsa Jajaran Kodim 0815 Mojokerto melaksanakan pendampingan terhadap para petani di wilayah binaan masing-masing. Bahkan para Babinsa juga turun langsung ke sawah mendampingi petani dalam pengolahan lahan.

Seperti Babinsa Koramil 0815/07 Jetis Serma Agus Rudiyanto, yang mendampingi petani dengan turun langsung ke sawah membantu mengolah lahan di Dusun Tugu, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Kamis (05/04/2018).

Di lahan sawah milik Nurali seluas satu hektar, warga Dusun Tugu Desa Jolotundo tersebut, Serma Rudiyanto tanpa segan langsung terjun ke sawah guna membantu pengolahan lahan dimulai saat membajak dengan menggunakan satu unit hand traktor (TR 2) sampai dengan persiapan tanam.

Dilakukannya pembajakan sawah dengan menggunakan traktor ini bertujuan untuk memperbaiki sifat fisik tanah. Semula permukaan lapisan tanah keras dibalik menjadi gembur dan melumpur, kemudian digaru dan dialiri air untuk persiapan tanam esok harinya.  Melalui pengolahan lahan yang baik diharapkan usai ditanami, akar padi dapat tumbuh dan berkembang bebas, ucap Serma Rudiyanto di sela-sela mendampingi petani.

Terpisah, Danramil 0815/07 Jetis Kapten Inf Hari Subiyanto menuturkan, kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa guna membantu petani agar semakin giat dalam mengolah lahan sebagai persiapan menghadapi musim tanam mendatang  guna mempercepat siklus produksi pangan.

Selain itu, kegiatan ini juga memotivasi petani agar segera mengolah lahan sawahnya untuk percepatan luas tambah tanam (LTT). Dengan percepatan luas tambah tanam ini maka dalam setahun, para petani akan menanam dan memanen padi sebanyak tiga kali.  Hal ini akan berdampak positif  bagi peningkatan pendapatan petani dan pencapaian swasembada pangan, tandas Danramil. (Penrem 082/CPYJ ).

Related For MOJOKERTO. Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Kodim 0815 Mojokerto melalui Koramil jajaran melaksanakan karya bakti pembuatan jamban keluarga bagi keluarga kurang mampu. Pembuatan jamban keluarga ini dikemas dalam Program Karya Bakti TNI “Gema Sang Juara” Semester I TA. 2018. Salah satunya Koramil 0815/08 Dawarblandong yang melakukan karya bakti pembuatan 14 unit jamban bagi keluarga kurang mampu di wilayah binaan yang tersebar di empat desa, yakni Desa Bangeran 7 unit, Desa Temuireng 2 unit, Desa Banyulegi 3 unit dan Desa Pucuk 2 unit. Khusus di Desa Bangeran, dari 7 unit jamban tersebut, disebar di dua dusun, yakni Dusun Bangeran 2 unit dan Dusun Gempol 5 unit. Pemilihan sasaran ini disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang pelaksanannya dilakukan Unsur TNI dari Koramil Dawarblandong dibantu masyarakat setempat. Seperti di Dusun Gempol, sasaran pembuatan jamban keluarga sehat yaitu di rumah Ibu Ngatemi (55), yang pengerjaannya dilakukan Babinsa Bangeran Serda M. Sochip dan Bati Bakti TNI Koramil 08 Dawarblandong, Serma Muhammad Dawam bersama warga sekitar. Ngatemi, perempuan paruh baya yang kesehariannya bertani ini, mengungkapkan rasa syukurnya sekaligus ucapan terima kasih kepada anggota TNI dari Koramil Dawarblandong atas dibangunnya jamban keluarga di rumahnya. Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada perangkat desa dan warga sekitar yang telah membantu pengerjaan jamban di rumahnya. Danramil 0815/08 Dawarblandong Kapten Inf Khoiri, saat dikonfirmasi mengatakan, pembuatan jamban sehat yang diperuntukan bagi keluarga yang kurang beruntung merupakan Program Karya Bakti TNI Semester I TA. 2018 di wilayah Koramil 0815/08 Dawarblandong, yang pengerjaannya dimulai sejak akhir Maret 2018. Ini merupakan bentuk kepedulian TNI guna meringankan beban hidup masyarakat sekaligus membantu meningkatkan derajat kesehatan di lingkungan keluarganya sehingga terwujud lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman, terang Danramil saat ditemui di Makoramil Dawarblandong, Kamis (05/04/2018). Diharapkan dengan adanya dukungan jamban keluarga sehat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga penerima bantuan, pungkas Danramil. (Penrem 082/CPYJ ).