Menangkal Radikalisme Dan Terorisme Dengan Ideologi Pancasila

1 (4)

KEDIRI.- Bakesbangpolinmas Kabupaten Kediri bekerjasama dengan Kodim 0809/Kediri mengadakan komunikasi sosial bersama tokoh agama se-Kabupaten Kediri, dengan mengangkat tema “Peningkatan dan pemahaman 4 konsensus dasar negara serta perjuangan bangsa, dalam rangka pembinaan ideologi Pancasila dalam menangkal paham radikal dan teroris”, yang diselenggarakan di ruang Kilisuci areal Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri, sabtu (19/05/2018)

Komunikasi sosial tersebut diikuti Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno sekaligus sebagai nara sumber dalam wawasan kebangsaannya, Kepala Bakesbangpolinmas Kabupaten Kediri H.Mujahid, Ketua MUI Kediri H.M.Sanusi, Pasi Intel Kodim Kediri Kapten Czi Bagus Handoko, serta pengurus PC NU Kediri, PD Muhammadiyah Kediri, PD LDII Kediri dan tokoh agama se-Kabupaten Kediri.

“NKRI berdiri dari perjuangan bangsa Indonesia dan diantaranya ada para Ulama. Resolusi Jihad pada waktu itu atau masa perebutan dan mempertahankan kemerdekaan , bertujuan demi menegakan kedaulatan bangsa Indonesia, sebagaimana digelorakan oleh tokoh Ulama K.H. Hasyim Asyari serta para ulama lainnya. Perlu diingat, pada waktu itu, negara ini dalam keadaan konfrontasi alias kondisi perang dan perang yang dimaksud ialah melawan penjajah,” kata Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno.

Terkait banyak sekali peristiwa aksi terorisme di Indonesia dan saat ini sudah makin brutal, menurutnya, dampak teroris menghambat pertumbuhan ekonomi ,mengancam disintegrasi bangsa dan memunculkan rasa saling tidak percaya satu sama lain.

“Pancasila mempunyai nilai kebangsaan, didalam Pancasila ada religius, persatuan dan kesatuan, rasa kepedulian sesama dalam kemanusiaan, ada kebersamaan dalam bentuk musyawarah serta ada kesetaraan sosial yang berpegang pada keadilan. Dalam bingkai NKRI ada berbagai suku, adat, ras dan agama, segala macam kemajemukan jadi satu dan itu harus dipahami betul sebagai warga Negara Indonesia,” sambungnya.

Baginya, upaya bela negara selain sebagai kewajiban dasar manusia juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan rela berkorban dalam mengabdi kepada negara dan bangsa.

“Perlunya peran tokoh agama dalam upaya menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kediri ini. Dari Ketua RT ,Ketua RW hingga Kepala Desa harus ada komunikasi dengan tokoh agama setempat,” pungkasnya.

Jelang berakhirnya acara, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno menyempatkan waktunya bertukar nomor telepon kepada seluruh tokoh agama yang hadir di ruang Kilisuci ini, sekaligus memperkenalkan diri lebih dekat. Selanjutnya, ditempat itu juga, dilakukan buka puasa bersama. (Penrem 082/CPYJ ).

Related For Menangkal Radikalisme Dan Terorisme Dengan Ideologi Pancasila