Lewat Sholawat Akbar Satgas Nusantara, TNI Dan Polri Komitmen Jaga Kondusifitas

1 (3)

KEDIRI. Sholawat akbar Satgas Nusantara Polresta Kediri bersama Majelis Ta’lim Dzikir dan Sholawat Junuudul Musthofa berlangsung di jalan Brawijaya Kota Kediri dan acara bertajuk religi ini diikuti Kapolresta Kediri AKBP Anton Haryadi, Danbrigif 16/WY Kolonel Inf Slamet Riyadi, Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Danyon 521/DY Letkol Inf Andi Adriyanto Wibowo, Ketua PCNU Kediri K.H.Abubakar Abdul Jalil, Ketua FKUB Kediri Drs.Mahruf Anas dan Sekretaris Daerah Kediri Budhi Sunu, sabtu (26/05/2018)

“Keamanan itu adalah salah satu pilar utama daripada pembangunan nasional. Jadi kalau tidak aman, saya yakin semua tidak bisa hadir disini untuk berdoa bersama dan berdzikir bersama. Selain itu, kalau Kediri tidak kondusif, kita juga tidak membentuk kegiatan ekonomi menjadi berkembang, tentunya pertumbuhan ekonomi akan lambat dan pembangunan nasional akan macet,” ungkap AKBP Anton Haryadi.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa belakangan ini ,kita turut prihatin dengan peristiwa dua minggu yang lalu. Kita dikejutkan oleh aksi terorisme di Surabaya dan Sidoarjo. Yang paling memprihatinkan ,melibatkan satu keluarga dan ini merupakan bunuh diri yang melibatkan wanita dan anak-anak yang pertama di Indonesia.

Tak mau ketinggalan, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno menegaskan ,“TNI Polri bersama seluruh rakyat Indonesia memerangi segala bentuk aksi terorisme dan saya yakin seluruh warga negara Indonesia menginginkan kedamaian. Kita tidak ingin seperti Suriah yang hanya beda politik saja, di Irak hanya beda pandangan atau di Yaman yang cuma beda suku saja, dan semua negara-negara konflik itu, berawal dari radikalisme.”

Sementara itu Budhi Sunu mengajak warga Kediri untuk bersama-sama menjaga kondusifitas, khususnya jangan ada yang mudah percaya apa yang dinamakan berita hoax. Selain dapat memecahbelah, menurutnya, berita bisa merusak keharmonisan dan tatanan kehidupan bersosial masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi atas kehadiran para jamaah yang mayoritas adalah generasi muda. Ia sangat bangga bisa ada ditengah-tengah warga Kediri yang sangat religius,” pungkasnya.

Dalam kesempatannya, Habib Mahdi Al khered menyampaikan ,”Agama manapun tidak pernah memerintahkan umatnya untuk melaksanakan bunuh diri ,karena itu suatu bentuk kesalahan ,apalagi bunuh diri dan membunuh manusia yang lainnya. Semua itu dilakukan oleh kelompok atau orang yang tidak bertanggung jawab ,oleh karena itu ,kita perkuat iman dengan bersholawat dan doa bersama.”

Usai sambutan maupun pesan dari Forkompimda Kediri dan tokoh agama, ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kediri berkumpul mengumandangkan Sholawat yang dipimpin Habib Fahmi Al Attos, Habib Ahmad Bafaqih, Habib Ali Bin Baharun dan Habib Mahdi Al Khered.. ( Penrem 082/CPYJ ).

Related For Lewat Sholawat Akbar Satgas Nusantara, TNI Dan Polri Komitmen Jaga Kondusifitas