Koramil Gampengrejo Lakukan Pengamanan Aksi Damai Paguyuban Ojek Online

2(1)

Kediri. Aksi damai dilakukan Paguyuban Ojek Online Kediri Raya di areal monumen SLG (Simpang Lima Gumul), Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Aksi tersebut tidak lepas dari ucapan salah satu Capres di Hotel Shangri La Jakarta saat Indonesia Economic Forum pada 21 Nopember 2018 lalu, Senin (26/11/2018)

Koramil 04/Gampengrejo bersama Polsek Gampengrejo melakukan pengamanan pada aksi damai tersebut. Dalam pengamanan ini, Koramil 04/Gampengrejo menurunkan 4 personilnya di seputaran monumen SLG.

Sebagaimana diutarakan Bati Tuud Koramil Gampengrejo, Pelda Santoso, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus memberikan rasa nyaman baik dari Paguyuban Ojek Online maupun pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.

Mengenai aksi damai yang dilakukan, Muslih, selaku penanggungjawab aksi damai tersebut menjelaskan, Paguyuban Ojek Online Kediri Raya mendesak salah satu Capres pada Pemilu 2019 mendatang untuk meminta maaf melalui media cetak maupun elektronik.

Permintaan maaf tersebut terkait ucapan salah satu Capres yang menyebutkan banyak generasi muda Indonesia memilih berprofesi sebagai ojek online selepas lulus SMA. Hal itu dikatakan salah satu Capres saat Indonesia Economic Forum di Hotel Shangri La Jakarta beberapa hari lalu.

Menurut Muslih, pekerjaan ojek online tidak ada sangkut pautnya dengan ijazah. Ia menegaskan, Paguyuban Ojek Online Kediri Raya meminta agar ojek online tidak dibawa-bawa ke ranah politik dan profesi ojek online jangan direndahkan.

“Hasil sebagai driver ojek online ini telah mampu membiayai semua kebutuhan sehari-hari. Bahkan profesi ojek online ini menjadi pemecah kebuntuan bagi masyarakat di era sekarang ini yang tak dapat dipungkiri bahwa semakin hari peluang lapangan kerja semakin menyempit,” kata Muslih.

Ia memastikan, aksi damai ini tidak di sponsori oleh partai politik apapun dan aksi ini murni karena panggilan hati yang tersinggung atas pernyataan salah satu Capres.

Spanduk bertuliskan tuntutan permintaan maaf salah satu Capres, dibentangkan di sekitar monumen SLG. Diantara spanduk-spanduk tersebut bertuliskan Apa salah kami tukang gojek, Tetesan keringat kami halal untuk keluarga kami, Hargai kami sebagai tukang ojek Tukang ojek bukan kerjaan yang hina serta profesi kami barokah untuk keluarga kami.

Dari laporan Pelda Santoso, aksi damai Paguyuban Ojek Online Kediri Raya berlangsung tertib dan hingga berakhir, semua berjalan lancar. Demikian juga arus lalu lintas di kawasan monumen SLG, semua berjalan normal. (Penrem 082/CPYJ).

 

 

Related For Koramil Gampengrejo Lakukan Pengamanan Aksi Damai Paguyuban Ojek Online