Kesiapan Linmas Pagu Menghadapi Pesta Demokrasi

1 (2)(2)

Kediri. Satpol PP Kabupaten Kediri bersama Koramil 19/Pagu serta Kecamatan Pagu dan Kayen Kidul, mengadakan pendidikan dan pelatihan Linmas. Pendidikan dan pelatihan ini diadakan dalam rangka kesiapan Linmas Kecamatan Pagu dan Kayen Kidul, menjelang Pemilu yang akan berlangsung bulan April mendatang. senin (7/1/2019)

Sebelum pendidikan dan pelatihan berlangsung di halaman kantor Kecamatan Pagu, Danramil Pagu, Kapten Inf Tafsir, Camat Pagu, Wito Subagyo dan Camat Kayen Kidul, Teguh Kuncahyo, menyampaikan pandangannya, seputar kesiapan Linmas, jelang Pemilu yang akan datang.

Sebagaimana diutarakan Wito Subagyo, semua anggota Linmas harus bertindak netral saat menjaga keamanan dan ketertiban di TPS-TPS, agar tidak terjadi gesekan antar simpatisan atau pendukung dari Partai Politik (Legislatif) maupun calon Presiden / Wakil Presiden.

Saat pelaksanaan Pemilu, menurutnya, anggota Linmas diharapkan pro aktif bersama KPPS masing-masing, guna mendukung keamanan kotak suara dan surat suara. Selain itu, anggota Linmas tidak diperkenankan mempengaruhi pilihan orang lain atau memaksakan kehendak.

Teguh Kuncahyo menambahkan, hasil pemungutan suara bukanlah wewenang anggota Linmas, melainkan keamanan kotak suara dan surat suara di TPS-TPS. Baik di TPS maupun PPS (kantor desa), anggota Linmas diwajibkan mengantar logistik Pemilu dari PPS ke TPS atau sebaliknya, dari TPS ke PPS (setelah hasil pemungutan suara).

Ia menghimbau saat pelaksanaannya nanti, KPPS dan Linmas satu kesatuan yang tidak dipisahkan, jadi keduanya harus bekerjasama mensukseskan Pemilu.

Sementara itu, Kapten Inf Tafsir, menegaskan, agar anggota Linmas tidak diperkenankan keluyuran atau meninggalkan tempat saat pemungutan suara berlangsung, karena dikhawatirkan, bila ada gangguan keamanan dan ketertiban, tidak ada petugas pengamanan di lokasi TPS.

Lanjutnya, tugas menertibkan antrian pemilik hak suara, disesuaikan dengan kondisi tempat duduk yang tersedia, bila antrian cukup panjang, pemilik hak suara jangan diperbolehkan masuk dulu, agar tidak terjadi penumpukan didalam lokasi tempat duduk, sehingga tidak mengganggu jalannya pemungutan suara.

Saat pemungutan suara, anggota Linmas wajib menegur pemilik hak suara yang menekan atau mengintervensi pemilik hak suara lain, agar selama pemungutan suara tidak terjadi gesekan.

Pendidikan dan pelatihan Linmas ini terdiri dari dasar baris berbaris dan kesigapan pengamanan logistik Pemilu, serta diikuti 30 orang dari Kecamatan Pagu dan 30 orang dari Kecamatan Kayen Kidul.  (Penrem 082/CPYJ).

Related For Kesiapan Linmas Pagu Menghadapi Pesta Demokrasi