Kapolres dan Dandim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018 Di Alun-Alun Lamongan

BLamongan-, Kapolres Lamongan dan Dandim 0812 lamongan pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata Semeru 2018 dalam rangka Pengamanan Pemilu tahun 2019 dengan Tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Semeru 2018, Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Mewujudkan Kamdagri Yang Kondusif” yang Bertempat di Alun-Alun Kab. Lamongan dengan penanggung jawab AKBP Feby DP Hutagalung (Kapolres Lamongan) dan Komandan Apel AKP Benny Ulang Setiawan (Kasat Sabhara Polres Lamongan) dan dihadiri sekitar 1000 orang. Rabu (19/09/18)

Operasi Mantap Brata ini dilaksanakan selama 397 hari mulai dari 20 September 2018 sampai dengan Oktober 2019. Sebanyak 1000 personel gabungan TNI-Polri dilibatkan dan disebar di seluruh daerah di Kab Lamongan.

Hadir dalam kegiatan ini”,H. Fadeli, SH. MM (Bupati Lamongan). Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa (Dandim 0812 Lamongan). ‎AKBP Feby DP Hutagalung,Sik.MH. (Kapolres Lamongan). Ibu Diah Yuliastuti (Kakejari Lamongan). ‎‎Ibu Nova Glori Bunda (Kepala Pengadilan Negeri Lamongan)‎Dra. Hj. Kartika Hidayati, MM. MHP. ( Wabup Kab. Lamongan). Bpk. Imam Ghozali (Ketua KPU Lamongan).Bpk. Miftahul Badar (Ketua Bawaslu Lamongan).PA Staf dan Danramil Jajaran Kodim 0812 Lamongan.PA Staf dn ‎Kapolsek Jajaran Polres Lamongan. Pimpinan masing-masing Partai Politik.

AKBP Feby DP Hutagalung,Sik.MH. (Kapolres Lamongan) membacakan amanat Kapolri yang intinyamenyampaikan pada Apel yang digelar terpusat pagi ini, dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu 2019 dengan sandi Mantap Brata 2018. Pemilu yang akan digelar secara serentak ini mulai dari presiden, wakil presiden, dan anggota legislatif baik DPR, DPD, DPRD tingkat 1 dan 2.

Oleh karena itu TNI-Polri sebagai organisasi yang sangat ekstensif sampai ke daerah-daerah dengan jumlah personel besar, memilki alutsista, dan memiliki tugas menjaga keutuhan NKRI serta merupakan instansi yang unik karena tidak memiliki hak pilih maka TNI Polri harus menjadi motor dalam mendinginkan situasi panas selama Pemilu 2019.

Sehingga dirediksi akan terjadi kompetisi tingkat nasional dan juga tingkat daerah. Bahkan di satu partai pun terjadi kompetisi karena adanya nomor urut dari partai masing-masing. Oleh karena itu kerawanannya berskala nasional dan juga daerah. Apalagi dengan adanya Parliamentary Threshold bahwa partai yang tidak bisa mencapai jumlah anggota legislatif di DPR sebanyak empat persen, akan dibubarkan.

Keadaan ini perlu kita waspadai bersama. Oleh karena itu Kepolisian gelar Operasi Mantap Brata 2018 meskipun berlanjut ke 2019 yang berlangsung selama 397 hari, dimulai hari Kamis, 20 september sampai dengan 367 hari ke depan.

Dandim 0812 Lamongan (Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa) dalam amanatnya menyampaikan”, Sinergitas TNI Polri sangat dibutuhkan dalam pengamanan Pemilu 2019, karna dalam hal ini kita kita harus Berkaca pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim yang telah kita laksanakan,” oleh karna itu jadi kan semua itu sebagai pelajaran bagi kita. Kepada seluruh prajurit TNI dan Polri jaga Netralitas dalam Pemilu nanti,jaga semua fasilitas yang ada dan jangan sampai kita terseret dalam politik praktis.

Dengan bersatunya TNI- Polri, dipastikan bisa memberi, rasa aman kepada seluruh rakyat Indonesia. Apabila prajurit TNI dan Polri solid dan bersinergi maka saya yakin stabilitas keamanan nasional tetap akan terjaga. (Penrem 082 / CPYJ ).

Related For Kapolres dan Dandim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018 Di Alun-Alun Lamongan