Istighosah dan Panen Raya Jagung dalam rangka Peningkatan Ekonomi Kerakyatan

 dok12dok11
LAMONGAN.   Bertempat di Ds. Bulubrangsi Kec. Laren Kab. Lamongan telah dilaksanakan Istighosah dan Panen Raya Jagung dalam rangka “Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pondok Pesantren” sebagai Pembicara KH. Ma’ruf Amin (Rois Aam PBNU) dg penanggung jawab H. Sholahuddin (Ketua APJI) yang dihadiri sekitar 1.000 orang
Hadir dalam kegiatan ini” KH. Ma’ruf Amin (Ketua MUI/Rois Aam PBNU).KH. Maman Suherman (Ketua PBLPPNU).KH. Agus Abdul Madjid (Rois Syuriyah PCNU Kab. Lamongan). KH. Anwar Iskandar (Rais Syuriyah PBNU Jatim). Drs. Bi’in Abdul Salam (Ketua PCNU Kab. Lamongan). H. Sholahuddin (Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia).Pengurus lembaga dan Banom NU se Kab. Lamongan. Warga NU Kab. Lamongan.
Sambutan H. Sholahuddin (Ketua APJI) yang intinya” Lamongan sudah menjadi acuan teknologi jagung indonesia dan Lamongan sudah mempunyai lembaga penelitian jagung yang terletak di Ds. Banyubang Kec. Solokuro Kab. Lamongan Luas tanam jagung di Lamongan mencapai 6 ribu hektar, dan hasil panen jagung 8.6 ton per hektar dan 5600 ton jagung pertahunya dan saat ini Lamongan sepakat tidak mengimpor lagi jagung dari luar.
Sambutan Drs. Bi’in Abdul Salam (Ketua PCNU Kab. Lamongan) yang intinya” Lamongan saat ini sudah dikenal sebagai penghasil jagung terbesar didunia.Kegiatan ini adalah rangkaian acara penutupan Hari Santri Nasional dan tasyakuran panen jagung Indonesia yang ada di Kab. Lamongan.
Sambutan KH. Ma’ruf Amin (Rois Aam PBNU) yang intinya”Lamongan telah menjadi produsen terbesar di dunia, para santri harus ikut tampil dalam perkembangan perekonomian di Indonesia.Para santri harus meneruskan perjuangan para ulama yang telah melawan penjajah di indonesia dan para ulama sudah mendeklarasikan fatwa jihad dan resolusi jihad untuk melawan penjajah. Presiden telah menetapkan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 oktober, NU tidak pernah berhenti melawan penjajah, Radikalisme dan Intoleran.  Tantangan NU saat ini adalah kesenjangan sosial ekonomi dan untuk menhadapi itu PBNU melaksanakan peningkatan ekonomi kerakyatan berbasis pondok pesantren. (Penrem 082/CPYJ ).

Related For Istighosah dan Panen Raya Jagung dalam rangka Peningkatan Ekonomi Kerakyatan