GILIRAN PARA JENDRAL TNI DAN POLRI TANAM PADI BERSAMA DI JOMBANG

pilar.ok

 Jombang, ( 12/03)       Bertempat dilahan seukuran kurang lebih satu hektar di wilayah Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, pada hari Kamis 12 Maret 2015 mulai pukul 11.30 wib, telah dilaksanakan tanam perdana padi secara bersama untuk musim tanam kedua tahun  2015.                 Situasi yang luar biasa terjadi pada acara suksesi Program Ketahanan Pangan Nasional di wilayah Kab. Jombang ini adalah ikut sertanya secara langsung 4 orang Jendral dalam penanaman padi  di lahan tersebut, yaitu Kabagharkamnas Polri Komjen Pol Putut Bayu Seno, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko, Kakoorlantas Polri Irjen Pol Chondro Kirono, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf, selain para Jendral juga ikut terlibat pada penanaman padi tersebut adalah Kadispenda Propinsi Jawa Timur, Bupati Jombang Nyono Suherli W, Dandim 0814/Jombang Letkol Arm Muhammad Haidir S.IP, Kapolres Jombang AKBP A. Yusuf G. Acara tanam padi bersama yang diselenggarakan oleh tiga pilar daerah Kabupaten Jombang, yaitu Bupati, Dandim dan Kapolres Jombang dimaksudkan untuk merefleksikan tegak kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa di daerah, serta sebagai implementasi sinergitas peran masing – masing komponen bangsa di daerah secara terkoordinasi, terutama dalam upaya mensukseskan Swasembada Pangan di wilayah Kabupaten Jombang menuju suksesnya Program Ketahanan Pangan Nasional.

            Pada kesempatan dialog antara Pangdam V/Brawijaya dengan insan pers, diperoleh suatu keterangan dari Pangdam V Brawijaya bahwa maksud program ketahanan nasional adalah agar masyarakat bangsa kita dapat mencukupi kebutuhan pangannya sendiri dari dalam negeri sehingga tidak perlu mengimport bahan makanan, sedang pada masalah kenaikan harga beras pada hari – hari kemarin yang mencapai kenaikan sekitar Rp. 2.000,- per kilo gramnya, dikatakan bahwa hal tersebut karena ulah tengkulak nakal yang tidak memiliki rasa kasihan kepada rakyat, mereka hanya berfikir pada keuntungan pribadi.   Selanjutnya, Pangdam menjawab masalah ISIS, bahwa saat ini kita semua perlu melaksanakan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, bahwa ISIS itu adalah kelompok dengan ideologi yang salah, ditambahkan oleh Pangdam V bahwa untuk berjihad kita tidak perlu pergi ke Suriah, didalam negeri sendiri banyak peluang untuk berjihad,  ikut bersama masyarakat menanam padi bersama guna mensukseskan program Ketahanan Pangan Nasional, tidak memberi peluang kepada para tengkulak atau para spekulan yang cenderung membuat harga beras semaunya sendiri tanpa mempertimbangkan kesulitan rakyat, itu adalah sebagian dari perbuatan Jihad .

            Sementara Letkol Arm Muhammad Haidir S.IP mengatakan bahwa dengan memasyarakatnya istilah tiga pilar yaitu Bupati, Dandim dan Kapolres di tingkat Kabupaten, Camat, Danramil dan Kapolsek di tingkat Kecamatan, Kepala Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas di tingkat Desa, apabila ditambah peran segenap komponen bangsa lainnya yang ada di wilayah, sesuai tataran tugas masing – masing, dan telah diperoleh sinergitas peran dari masing – masing kelompok,  maka dipastikan dapat mendongkrak semakin mantapnya stabilitas segala bidang di wilayah, dan khususnya pada upaya – upaya mensukseskan program ketahanan pangan nasional di wilayah Kabupaten Jombang, tegasnya.   Acara penanaman padi bersama yang melibatkan para Jendral berlangsung dengan penuh keguyuban,  disamping mereka juga diikutkan para petani dan para Babinsa yang secara lansung ikut terjun kesawah dalam acara tersebut, dan berjalan dengan tertib, aman dan  lancar hingga berakhir acara pada 12.30 wib. ( Penrem 082/CPYJ )