Danramil 0811/07 Soko Pimpin Pengamanan Unjukrasa di JOB P-PEJ

1 (3)(1)

Tuban.-   Personel Koramil 0811/07 Soko Kodim 0811 Tuban dipimpin langsung Danramil 07 Soko Kapten Inf Hendy K membantu Polsek Soko dalam mengamankan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) yang berjumlah +  100 orang di bawah pimpinan Sugeng di lokasi Pad B JOB P-PEJ Desa Rahayu Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Selasa (15/5/2018).

Warga Dusun Semutan, Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur didukung Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pad B Mudi Desa Rahayu, Kecamatan Soko, selama 2 hari, Senin (14/05) hingga Selasa (15/05).

Dalam aksinya warga menuntut dana kompensasi kepada pihak JOB P-PEJ (Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java) atau tali asih, sama seperti yang diterima warga Rahayu tahun 2017 lalu.

“Dua tahun warga tidak diberi hak kompensasi dampak flare Control Processing Area (CPA) Mudi,” ujar Kepala Desa Bulurejo, Yauri,

Kades Yauri, kurang tahu persis kapan warganya di Dusun Semutan pertama kali menerima kompensasi. Sejak pertama kali menjabat kades di tahun 2013, kompensasi Rp. 300.000 per Kepala Keluarga (KK) sudah berjalan.

Yauri menilai alasan JOB P-PEJ, tak memberikan kompensasi tak masuk akal. Realita di lapangan, jarak pemukiman warga Semutan dengan CPA Mudi Pad A sangat dekat.

Lebih dari itu, tidak diberikannya tali asih di pertengahan 2017 lalu karena warga Semutan dianggap tidak ikut demo. Padahal waktu itu, pihaknya selalu hadir mewakili warganya ikut unjuk rasa bersama Kades Rahayu, Sukisno dan ratusan warga.

“Di Dusun Semutan ada 111 KK dengan 386 jiwa yang perempat bulan sekali menerima Rp300 ribu,” ungkapnya.

Harapan Pemdes Bulurejo, kompensasi atau tali asih hak warga diberikan oleh JOB P-PEJ. Apabila komunikasi dengan manajemen JOB P-PEJ sekarang gagal, pihaknya akan koordinasi dengan manajemen yang baru.

Pantauan di lokasi, sejak pagi, warga bersama LSM GMBI memblokir pintu masuk kantor Pad B Mudi. Mereka orasi menuntut kompensasi segera dicairkan, karena itu hak warga.

Danramil 0811/07 Soko Kapten Inf Hendy K menegaskan para Babinsa sebagai ujung tombak teritorial harus peka dan berjiwa intelijen.

“Kejadian Unras dapat dikawal dan diantisipasi karena sudah menjadi  tanggungjawab  Koramil dan Polsek atau aparat kewilayahan untuk  menenangkan situasi di lapangan sehingga kondisi menjadi kondusif, sehingga aktifitas dapat berjalan seperti semula,”tegas Danramil. (Penrem 082/CPYJ).

Related For Danramil 0811/07 Soko Pimpin Pengamanan Unjukrasa di JOB P-PEJ