Dandim 0812 Lamongan dampingi Kepala BKP Kementan dan Bupati dalam Panen Raya Jagung di Desa Kakat Penjalin

 dok1

Lamongan-, Ditengah hangatnya isu dorongan impor jagung, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi beserta Bupati Lamongan dengan di dampingi Dandim 0812 Lamongan melaksanakan panen raya jagung di Desa Kakat Penjalin Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan Jawa Timur padahari Kamis siang yang di hadiri 150 orang.Jumat 12/10/18

Hadir dalam kegiatan ini”H. Fadeli SH.MM (Bupati Lamongan).Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa (Dandim 0812 Lamongan).Ir. Agung Hendriardi MM (Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian RI),Dr.Ir.Riwantoro MM (Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan BPK). Ibu Atnen (Ditjen Tanaman Pangan). Ibu Mutmainah (Dinas Pertanian Prov Jatim).Kepala OPD Kab. Lamongan.Lettu Inf Sobar Atnanto (Pasiter Dim 0812 Lamongan).Muspika Kec. Ngimbang.Kades se Kec. Ngimbang.Poktan se Kec. Ngimbang

“Produksi jagung saat ini sangat banyak, bahkan dalam pemantauan panen di Kabupaten lamongan dan sekitarnya pada hari sebelumnya, panen jagung masih dan sedang berlangsung, masing-masing sekitar 8 ribu ha dan 5 ribu ha,” ujar Agung.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Agung Hendriyadi menyatakan, bahwa pemerintah pusat tidak akan mengimpor bahan pangan, hal itu ditegaskan kepada para petani jagung di Desa Kakatpenjalin, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan,” Menurut Agung, “dirinya setuju dengan yang disampaikan Bupati H. Fadeli, bahwa produksi pangan di Indonesia sudah tinggi, sehingga tidak perlu lagi impor

Sementara itu, Bupati lamongan H.Fadelimenyampaikan dengan harapan agar ketersediaan benih unggul dicukupi dan pemberian bantuan alat pertanian modern ditingkatkan lagi, Karena dua komponen itu menjadi bagian dari penerapan pertanian modern di Lamongan.

Hasilnya, “produktivitas jagung yang sebelumnya rata-rata 6 ton perhektare, naik menjadi sekitar 9 ton perhektare, Padahal adopsi pertanian modern ini baru sekitar 66 persen oleh petani di Kab Lamongan

Menurut H.Fadeli, produksi padi tahun 2017 sebesar 1.0876.964 ton gabah kering giling (GKG), jagung sebesar 571.080 ton, dan kedelai mencapai 22.498 ton.

Sementara sampai dengan Oktober ini, produksi padi Lamongan sudah mencapai 949.983 ton, jagung hasil panen juga sudah mencapai 454.381 ton dan kedelai sebesar 17.718 ton (Penrem 082 / CPYJ)

Related For Dandim 0812 Lamongan dampingi Kepala BKP Kementan dan Bupati dalam Panen Raya Jagung di Desa Kakat Penjalin