BNN Kab Lamongan, bersama Muspika Paciran sosialisasikan P4GN kepada Siswa siswi Ponpes Tarbiyatut Tholabah

1 (2)LAMONGAN-, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lamongan mengadakan kegiatan Sosialiasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Aula Ponpes Tarbiyatut Tholabah Ds. Kranji Kec. Paciran Kab. Lamongan dengan penanggung jawab Dra. Hj. Kartika Hidayati, MM, M. PH (Ketua Pelaksana P4GN Kab. Lamongan) yang diikuti sekitar 250 orang.Kamis (08/11/18)

Hadir dalam kegiatan ini” Diah Yuliastuti (Kakejari Kab. Lamongan). Dra. Hj. Kartika Hidayati, MM, M. PH (Ketua Pelaksana P4GN Kab. Lamongan).Bambang Didik (Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Lamongan). Lettu Cpl Musrokim (Pasi Intel Kodim 0812 Lamongan).  Akp.Fadil (Kapolsek paciran). Drs.Fadeli purwanto MM.(Camat paciran). Letda inf.Sugeng(Dan unit intel dim 0812).Hari Agus SP, S. Sos., MM. (Sekretaris bankesbangpol Kab. Lamongan). Ibu Iin Farihatun, S. Kep (Staf Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit/P2P Dinas Kesehatan Kab. Lamongan).Serka Dody Subianto (Babinsa Koramil 0812/17 Paciran).KH. Fathurrohman (Pimpinan  Ponpes Tarbiyatut Tholabah).Santriwan dan Santriwati Ponpes Tarbiyatut Tholabah).

Sambutan Dra. Hj. Kartika Hidayati, MM, M. PH (Ketua Pelaksana P4GN Kab. Lamongan) yang intinya “Pemerintah Daerah Kab. Lamongan berkomitmen untuk memberantas narkoba yang beredar di wilayah Kab. Lamongan.

Selain itu, ia juga menghimbau agar para siswa Siswi Ponpes Tarbiyatut Tholabah Ds. Kranji Kec. Paciran, jika mengetahui ada saudara, teman atau siapapun yang menjadi pengguna narkoba, agar melaporkan kepada BNN sehingga mereka bisa ditolong dengan jalan rehabilitasi. “ Semua siswa maupun guru bisa mengawasinya di sekolah. Jika seorang sampai terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba, maka dampaknya akan sangat buruk, tidak hanya bagi kesehatan tapi bagi semua aspek dan lebih parah lagi bisa berujung pada kematian, Pondok pesantren juga harus bersih dari narkoba karena sesuai agama narkoba ini haram baik pengguna dan pengedarnya sesuai undang undang akan dikenakan hukuman.,” ujarnya.

Dalam sosialisasi ini”KH. Fathurrohman (Pimpinan  Ponpes Tarbiyatut Tholabah) mengucapkan terima kasih atas sosialisasi kepada para santri, tentunya mereka tahu akibat dari penyalahgunaan narkoba.

Di pondok pesantren ini diajarkan ilmu agama perlu ditanamkan bahwa obat obat terlarang harus dijauhi oleh para santri agar generasi kita bebas narkoba dan kita harus berkomitmen untuk memberantasnya.

Materi sosialisasi P4GN oleh Ibu Iin Farihatun, S. Kep (Staf Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit/P2P Dinas Kesehatan Kab. Lamongan) yang intinya “Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”,istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika,psikotripika, dan zat akdiktif.

Penyalahgunaan dalam penggunaan narkoba adalah pemakaian obat-obatan atau zat-zat berbahaya dengan tujuan bukan untuk pengobatan dan penelitian serta digunakan tanpa mengikuti aturan atau dosis yang benar.

Penggunaan narkoba secara terus-menerus akan mengakibatkan ketergantungan, depresi, adiksi atau kecanduan.

Dalam upaya Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba perlu adanya penyuluhan kepada masyarakat dan upaya pemberantasan narkoba di atur sesuai undang undang.

Apabila telah menjadi pemakai narkoba cara pengobatannya dengan rehabilitasi dan lawan narkoba dengan berkarya. (Penrem 082/CPYJ).

 

 

Related For BNN Kab Lamongan, bersama Muspika Paciran sosialisasikan P4GN kepada Siswa siswi Ponpes Tarbiyatut Tholabah