Berkah Ramadhan Bersama Abang Becak se-Kota Kediri

1527347015728_e

KEDIRI.         Bersama jamaah pengajian “Putri Langgar Kulon”, Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, K.H.M.Douglas Toha Yahya atau akrab disapa Gus Lik dari Ponpes Assidiqiyah Jamsaren, Danramil Pesantren Kapten Arm Nur Solikin, Kapolsek Pesantren Kompol Nursyiana dan Camat Pesantren Eko Lukmono Hadi, berbuka bersama dan berbagi dengan ratusan abang becak se-Kota Kediri, sabtu (26/05/2018)

Berbuka bersama dan berbagi yang berlangsung di Masjid Al Falah Kelurahan Pesantren ini, Gus Lik sangat terharu atas kebersamaan abang becak se-Kota Kediri yang rela meluangkan waktunya untuk bersama-sama mengikuti pengajian dalam rangka bulan Ramadhan ini.

“Saya sangat senang atas kedatangan bapak-bapak ini, walau masih menjalankan ibadah puasa, tetapi semangat untuk menafkahi keluarga tidak pernah dilupakan. Saya juga terharu atas keputusan bapak-bapak untuk mengikuti pengajian ini, menyisihkan waktunya untuk beribadah,” ungkapnya.

Sementara itu, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno menyampaikan turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Surabaya beberapa waktu yang lalu dan ia sangat menyesalkan perbuatan yang tidak berperikemanusiaan terjadi di tanah air.

“Persitiwa yang terjadi di Surabaya beberapa waktu yang lalu, sangat mengecewakan sekaligus memukul batin kita, kenapa harus terjadi. Teror yang terjadi, sangat mencederai ke-Bhinneka Tunggal Ika-an, ini tidak boleh terjadi di Kediri,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menceritakan ,bahwa saat itu juga, sekitar 5 jam dari peristiwa terakhir, beberapa warga Surabaya berinisiatif untuk melakukan aksi balasan berupa sejuta lilin untuk perdamaian di kawasan monumen Tugu Pahlawan yang berdekatan dengan kantor Gubernur Jawa Timur.

“Solidaritas yang sangat luar biasa, informasi beranting untuk memobilisasi massa hanya dalam tempo 4 jam, sekitar 10.000 orang lebih berkumpul di monumen Tugu Pahlawan dalam aksi sejuta lilin perdamaian. Dari bonek, karang taruna, mahasiswa, pelajar, karyawan dan sebagainya, berkumpul jadi satu menyuarakan visi yang sama, yaitu perdamaian,” sambungnya.

Selain itu, ia juga mengajak warga Kediri untuk menjaga keamanan di lingungannya masing-masing dengan mengaktifkan poskamling, serta menerapkan wajib lapor kepada siapa yang masuk di lingkungannya.

“Di Surabaya saat ini lagi gencar-gencarnya mengaktifkan poskamling, yang di Kediri jangan samai kalah, kita juga melakukannya. Aktifkan poskamling dan terapkan wajib lapor, serta dekati secara persuasif orang-orang yang serba tertutup dari lingkungan masyarakat. Ini bukan mendorong kecurigaan terhadap seseorang, tetapi lebih dari kewaspadaan,” pungkasnya.

Tercatat 350 bingkisan Ramadhan disampaikan secara simbolis oleh Dandim Kediri dan Gus Lik kepada abang becak se-Kota Kediri, selanjutnya secara beranting, ratusan bingkisan tersebut diserahkan oleh Remaja Masjid.  (Penrem 082/CPYJ ).

 

Related For Berkah Ramadhan Bersama Abang Becak se-Kota Kediri