Bengawan Solo Meluap, Babinsa Aktif Pantau Desa Terdampak

 2 (2)

Tuban–    Banjir luapan sungai Bengawan Solo di Kabupaten Tuban, merendam sejumlah 2 Desa di wilayah Kecamatan Plumpang. Banjir merendam akses jalan, pemukimandan area persawahan serta fasilitas warga lainnya. 

Dua desa yang terendam banjir luapan sungai Bengawan Solo tersebut adalah Desa Klotok dan Desa Kebomlati Kecamatan Plumpang. 

Danramil 0811/06 Plumpang, Kapten Arm Teguh Haribowo menyebutkan rata-rata ketinggian air mencapai 30-50 cm. Jalan desa dan pemukiman serta areal persawahan di dua desa itu terendam banjir.
“Sesuai pantauan di lapangan, ada sepanjang 2 kilo meter jalan yang terendam air di Dusun Ngisik Desa Klotok. Sedangkan sawah yang terendam total ada sekitar 70 hektar dan 10 rumah warga terendam air setinggi 50 cm,” terangTeguh saat meninjau lokasi terdampak, Rabu (14/3/2018).

Teguh juga menjelaskan, di Dusun Boan Desa Kebomlati, jalanan desa sepanjang 3 kilo meter terendam air yang mengakibatkan akses keluar masuk desa hanya bisa dilalui dengan jalan kaki. Di Desa itu pula seluas 8 hektar persawahan dan 332 rumah warga juga terendam air. 

Sementara di Dusun Melaten Desa Kebomlati banjir merendam jalan sepanjang 500 meter, sawah 10 hektar, 370 rumah warga dan sejumlah fasilitas pendidikan. Sedangkan Dusun Ngeblek Desa Kebomlati sedikitnya merendam jalan 2 kilo meter, 10 hektar sawah, 207 rumah warga dan beberapa tempat ibadah. 

“Kami akan selalu siaga dan melaporkan kepada komando atas setiap ada perkembangan situasi,” jelasnya (Penrem 082/CPYJ).

Related For Bengawan Solo Meluap, Babinsa Aktif Pantau Desa Terdampak