Baru Masuk Sekolah, Pelajar MTs Al Hikmah Digembleng LBB

1 (2)(1)

KEDIRI. Siswa-siswi MTs Al Hikmah yang baru saja menginjak bangku strata pendidikan kelas 1 atau kelas 7, harus merasakan latihan baris-berbaris dibawah pembinaan Koramil 17/Purwoasri. LBB (Latihan Baris-Berbaris) ini secara khusus diberlakukan bagi siswa-siswi baru dan dalam waktu 2 hari berturut-turut, 375 pelajar ini menjalani latihan di lapangan Desa Purwoasri Kecamatan Purwoasri, rabu (11/07/2018)

Menanggapi latihan baris-berbaris yang dijalani anak didiknya, Kepala Sekolah MTs Al Hikmah ,Yahya Badrus, memang sengaja memasukkan materi pelatihan tersebut dalam agenda MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di sekolah yang dipimpinnya. Baginya, latihan baris-berbaris bisa mengasah pelajar untuk disiplin dalam aktifitas kesehariannya, baik ketika di sekolah maupun dirumah mereka.

“Saya memasukan materi LBB ini sudah dari dulu, ketika saya menjabat sebagai kepala Sekolah maupun pendahulu saya. Ini semua dilakukan, karena ada keuntungannya, anak-anak kita akan terasah selalu disiplin ,baik dirumah atau disekolah. Harapan kami, selaku pengajar, anak-anak akan konsekuen, kapan waktunya belajar, kapan waktunya ibadah, kapan waktunya bermain,” jelasnya.

Terkait pelatihan yang diadakan selama 2 hari berturut-turut, ia meninjau hal tersebut berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun. Menurutnya, waktu sehari tidak cukup, butuh waktu setidaknya 2 hari.

“Kalau sehari, saya rasa masih kurang mengena, perlu waktu tambahan sehari, yaitu 2 hari. Kalau 3 hari, akan menyentuh materi-materi yang lain dalam MPLS. Jadi kita buat hanya 2 hari saja dan saya rasa itu sudah cukup mengena,” pungkasnya.

Selama 2 hari lamanya, Serma Budiono, Serka Suwanto, Sertu aditya dan Serda Bagus, menggembleng siswa-siswi MTs Al Hikmah ini. LBB ini diterapkan dalam MPLS MTs Al Hikmah dengan menyesuaikan faktor-faktor lain, seperti durasi pelatihan maupun waktu saat latihan berlangsung.

Sebagaimana dijelaskan Danramil Purwoasri Kapten Inf Sutrisno, LBB ini maksimal hanya berdurasi tidak lebih dari 3 jam dan waktu pelaksanaannya pada pagi hari atau tepatnya sekitar jam 7 hingga jam 10, diluar itu, sangat beresiko bagi ketahanan fisik pelajar.

“Saat pelatihan berlangsung, siswa-siswi terlebih dahulu diperbolehkan mengajukan apakah dirinya sanggup menjalani latihan atau tidak. Dalam sehari, kita batasi hanya 3 jam, tidak boleh lebih. Pelatihan harus dilakukan paling lambat jam 7 pagi, jadi latihan akan selesai sekitar jam 10. Diatas jam 10, panas matahari sudah mulai terasa,” ungkapnya.  (Penrem 082/CPYJ).

 

Related For Baru Masuk Sekolah, Pelajar MTs Al Hikmah Digembleng LBB