Bamin Bakti-TNI Koramil 0811/06 Plumpang Ikuti Sosialisasi KBKPH

3

TUBAN – Bertempat di Kantor Asper/KBKPH Plumpang, diadakan Sosialisasi Pelaksanaan Program PAT Kedelai APBN 2017 dalam wilayah Administratif Kecamatan Plumpang, Rengel, Grabagan dan Semanding.  Kamis (08/02/2018).

Menurut Jaenudin , Kepala Asper/KBKPH Plumpang, Hutan sebagai penyangga pangan nasional memiliki nilai strategis, termasuk untuk tanaman kedelai. Apalagi tingkat konversi lahan pertanian untuk keperluan non-pertanian terus meningkat. Karenanya perluasan areal tanam akan menjadi pilihan yang tepat untuk meningkatkan produksi kedelai nasional. Diantaranya adalah dengan memanfaatkan ruang tumbuh di bawah tegakan tanaman jati di lahan Perum Perhutani dalam wilayah administratif Tuban.

Dalam rangka untuk mensukseskan program tersebut bekerjasama dengan Koramil 0811/06 Plumpang yang menitik beratkan untuk para babinsa di Plumpang, Rengel, Grabagan,  Semanding, dan kelompok petani hutan. untuk di wilayah Plumpang kususnya Babinsa didesa yang mempunyai tanaman kedelai yaitu Desa Sumurjalak, Sumberagung dan Kesamben.

Pelatihan Budidaya Kedelai di Kawasan Hutan Jati merupakan kegiatan pengembangan dari hasil budidaya kedelai di kawasan hutan jati di KPH  Kondisi pertumbuhan tanaman kedelai di antara tegakan jati umur 2-3 tahun menunjukkan keragaman pertumbuhan yang cukup baik.

Dalam sambutannya  Sangudi, Kadip Propinsi dari Surabaya dalam kata sambutannya menyatakan dalam waktu dekat ini masih disusun jadwalnya pelatihan akan terealisasi bahwa terobosan penanaman kedelai di hutan jati perlu di lakukan karena potensi lahan di kawasan hutan jati muda cukup luas dan dapat ditanami kedelai tanpa mengganggu tanaman jati, bahkan dapat menyuburkan lahan hutan.

Santoso kepala Adm Tuban menambahkan bahwa “Simbiosis mutualisme seperti ini diharapkan bisa terus dilakukan dan kami akan mendorong dalam pemanfaatan serta pengintensifan lahan-lahan milik Perhutani,” Tambahnya.

“Integrated farming system” merupakan program sinergi antara Perum Perhutani Plumpang,  Koramil  beserta petani hutan dalam rangka mendorong serta mendukung terwujudnya program kedaulatan pangan di Tuban melalui penerapan sistem pertanian terpadu di dalam kawasan hutan dan sekitar hutan.

Menurut Agus Santoso, jika “integrated farming system” ini dapat diintegrasikan di seluruh daerah maka akan banyak lahan Perum Perhutani yang bisa difungsikan untuk bercocok tanam. “Dalam penerapan sistem pertanian ini, secara ilmu pengetahuan dan pengadaan lahan sudah siap semua”“integrated farming system” menggunakan sistem pengairan tadah hujan sehingga para petani ikut menjaga dan tidak merusak hutan.tutupnya. (Penrem 082/CPYJ).

Related For Bamin Bakti-TNI Koramil 0811/06 Plumpang Ikuti Sosialisasi KBKPH