Babinsa Koramil 0811/18 Parengan Hadiri Upacara Sedekah Bumi

 3 (1)

TUBAN.-   Warga Desa Kumpulrejo Krasaan KecamatanParengan menggelar upacara Sedekah Bumi. Warga beramai-ramai membuat seserahan serta tumpeng buah dan nasi sesuai tradisi nenek moyang. Warga terlihat berduyun-duyun memenuhi kawasan Punden Dewi Sri, Jumat (23/3/2018).

Warga yang didominasi para ibu-ibu ini membawa berbagai seserahan yang dibungkus kain. Isinya berupa makanan siap santap, seperti nasi kuning, roti, bahkan pisang ataupun buah-buahan untuk ditukar kepada seserahan warga lainnya.

“Sedekah bumi adalah sebuah upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat Desanya yang pelaksanaannya diikuti oleh seluruh warga desa dan setiap masing-masing orang membawa “berkat” atau sebuah nasi dengan lauk pauknya dari rumah. Kemudian warga berkumpul di tempat yang dianggap tempat nenek moyang atau Punden desa tersebut,” terang Kepala Desa Kumpulrejo Kunarsono .

Menurut Kunarsono sudah mulai zaman dahulu tradisi sedekah bumi ini rutin digelar warga setiap setahun sekali yaitu sedekah bumi dilaksanakan pada bulan” Rejeb yaitu menurut penanggalan masehi jatuh pada bulan Maret sesudah tanggal 18, namun bisa disesuaikan dengan waktu panen raya.

“Tujuan dari dilaksanakan upacara sedekah bumi ini supaya keselamatan dan kebahagiaan dunia akhirat menyertai seluruh warga desa Krasaan kecamatan Parengan dan sekitarnya. Karena, segala rezeki yang kita dapat itu tidak hanya berasal dari kita sendiri, melainkan karunia Tuhan,”,”ujarnya.

Babinsa Kumpulrejo Koramil 0811/18 Parengan, Serda Safii  mengatakan tradisi sedekah bumi ini tidak bertentangan dengan ajaran syariat islam.Menurutnya, dikarenakan meskipun upacara sedekah bumi ini merupakan warisan tradisi leluhur yang selalu dilaksanakan secara turun temurun setiap tahun. “Substansi dari upacara sedekah bumi ini tidak bertolak belakang dengan ajaran Agama Islam, yaitu sebagai bentuk syukur terhadap anugerah yang telah Allah berikan,” tuturnya.

Menurutnya, upacara tersebut dilaksanakan untuk mengucap rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil bumi yang telah diberikan kepada Kami setiap tahun. “Karena mayoritas mata pencaharian di desa Binaan kami adalah bertani. Dari hasil Bumi itulah kita memperoleh rezeki ini bahwa bumi beserta alam seisinya adalah milik Allah SWT,” pungkas Safii. (Penrem 082/CPYJ).

Related For Babinsa Koramil 0811/18 Parengan Hadiri Upacara Sedekah Bumi