3 Pilar Pagu Menjadi Saksi Sukses Perancis Meraih Juara Piala Dunia

1 (4)

KEDIRI. Tak mau melewatkan momentum 4 tahunan turnamen sepakbola tertinggi di dunia, Danramil Pagu Kapten Inf Tafsir, Kapolsek Pagu AKP Ismu Kamdaris dan Kepala Desa Pagu Sofiudin, nonton bareng di balai Desa Pagu bersama warga setempat. Partai final Perancis Vs Kroasia menjadi pertandingan puncak perhelatan Piala Dunia 2018 Rusia, minggu (15/07/2018)

Menurut AKP Ismu Kamdaris, nonton bareng ini sengaja dilakukan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mensosialisasikan keamanan dan ketertiban di lingkungan, khususnya di Desa Pagu. Senada hal itu, Kapten Inf Tafsir sangat mensupport nonton bareng ini, apalagi pertandingan ini merupakan partai terakhir Piala Dunia.

Daribsiaran pandangan mata di Stadion Luzhniki Moskow Rusia, Perancis unggul terlebih dahulu lewat gol bunuh diri Mario Mandzukic di menit 18, usai terjadi tendangan bebas yang dilakukan Antoine Grizmann. Skorpun berubah 1-0, keunggulan Perancis atas Kroasia.

Usai tertinggal, Kroasia tampil menekan dan penuh percaya diri. Akhirnya, di menit 28, Ivan Perisic sukses menyamakan kedudukan 1-1, sekaligus memaksa Hugo Lloris memungut bola dari gawangnya.

Dimenit 38, kemelut terjadi didepan gawang Kroasia dan wasit menyatakan menunjuk titik putih pinalti, usai melihat tayangan ulang VAR. Kesempatan tersebut tak disia-siakan Antoine Grizmann untuk mencetak gol dan mencatakan namanya di daftar pencetak gol. Skor kembali berubah 2-1, Perancis unggul atas Kroasia.

Memanfaatkan bola liar, Paul Pogba menggandakan selisih gol Perancis dengan Kroasia di menit 59, dan untuk ketiga kalinya Danijel Subasic memungut bola dari gawangnya. Skor kembali berubah, Perancis unggul atas Kroasia 3-1.

Umpan tusukan Lucas Hernandez ke Kylian Mbappe, sukses diteruskan ke gawang Kroasia di menit 65 dan Perancis makin memperlebar jarak gol atas Kroasia, skor 4-1 untuk Perancis.

Memanfaatkan kesalahan fatal kiper Huga Lloris yang memainkan bola di areal pertahanan, berhasil dimanfaatkan Mario Mandzukic untuk memperkecil jarak gol di menit 69, skor 4-2, Perancis masih unggul atas Kroasia.Hingga peluit panjang dibunyikan wasit asal Argentina, Nestor Pitana, skor tetap tidak berubah 4-2 kemenangan Perancis atas Kroasia.

Dengan hasil ini, Perancis sukses meraih gelar juara Piala Dunia untuk keduanya, setelah  di edisi 1998 yang berlangsung di negaranya sendiri, berhasil mengalahkan Brasil di partai final. Prestasi ini sekaligus membawa Didier Deschamps mengangkat trophy untuk kedua kalinya, sebagai pemain di edisi 1998 dan pelatih si edisi 2018.( Penrem 082/CPYJ ).

Related For 3 Pilar Pagu Menjadi Saksi Sukses Perancis Meraih Juara Piala Dunia